Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Sah Jadi WBTB! Tradisi “Aek Pengusir” dan Kue Cengkaruk Mempawah Terima Sertifikat Nasional

Sah Jadi WBTB! Tradisi “Aek Pengusir” dan Kue Cengkaruk Mempawah Terima Sertifikat Nasional

  • account_circle Tim
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Kabupaten Mempawah kembali menorehkan prestasi di bidang pelestarian budaya. Tiga kekayaan kuliner khas Bumi Galaherang, yakni Aek Serbat, Kue Cengkaruk, dan Kue Dokok-dokok Telanjang, kini resmi menyandang status sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) tingkat nasional.

Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, kepada Bupati Mempawah, Erlina, usai Upacara HUT ke-69 Pemprov Kalbar di Halaman Kantor Gubernur pada Rabu (28/1/2026).

Penetapan ini menarik perhatian, terutama pada Aek Serbat yang memiliki filosofi sosial yang unik. Di kalangan masyarakat Mempawah, air rempah ini kerap dijuluki sebagai “Aek Pengusir”. Sebutan tersebut bukan bermakna kasar, melainkan sebuah kearifan lokal dalam berkomunikasi secara halus.

Dalam acara pesta pernikahan atau hari raya, Aek Serbat biasanya dikeluarkan sebagai hidangan penutup. Munculnya minuman ini menjadi isyarat simbolis dari tuan rumah bahwa rangkaian acara telah usai, sehingga tamu diharapkan dapat mengakhiri kunjungan dengan cara yang terhormat.

Selain air serbat, Kue Cengkaruk juga mendapat pengakuan serupa. Camilan tradisional ini merupakan bukti kreativitas kuliner lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun dan tetap eksis di tengah serbuan penganan modern.

Bupati Mempawah, Erlina, menyatakan rasa bangga dan syukurnya atas pengakuan negara terhadap identitas daerahnya tersebut. Ia menyebut sertifikat ini sebagai kado istimewa bagi seluruh masyarakat Mempawah.

“Penetapan ini merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi kita semua. Budaya adalah identitas daerah yang harus dijaga bersama. Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen untuk terus melestarikan warisan budaya agar tidak tergerus arus modernisasi,” ujar Erlina.

Erlina menegaskan bahwa pengakuan WBTB ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam menjaga jati diri bangsa. Ia berharap generasi muda dapat lebih mengenal dan mencintai produk budaya lokal seperti Cengkaruk dan tradisi Aek Serbat.

Dengan penetapan ini, Aek Serbat dan Kue Cengkaruk kini sejajar dengan warisan budaya nusantara lainnya, memperkuat nilai-nilai lokal Mempawah sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional yang harus dilindungi secara hukum dan kelestariannya.

  • Penulis: Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilema Salah Jurusan: Mengapa Menentukan Pilihan Sejak Awal Itu Penting?

    Dilema Salah Jurusan: Mengapa Menentukan Pilihan Sejak Awal Itu Penting?

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Memilih jurusan kuliah merupakan keputusan penting yang akan memengaruhi alur kehidupan seseorang selama bertahun-tahun. Namun, realitas di lapangan menunjukkan angka yang memprihatinkan. Berdasarkan penelitian, sebanyak 87 persen mahasiswa mengaku salah jurusan, dan 71,7 persen pekerja memiliki profesi yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Melalui kanal YouTube-nya, Danang Giri Sadewa membagikan pandangan mendalam agar calon […]

  • Titip Anak-Anak Istimewa, Ria Norsan Harap SOIna Kalbar Cetak Juara di Podium dan Kehidupan

    Titip Anak-Anak Istimewa, Ria Norsan Harap SOIna Kalbar Cetak Juara di Podium dan Kehidupan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Suasana haru menyelimuti Pendopo Gubernur Kalimantan Barat pada Selasa pagi (20/1/2026). Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi Special Olympics Indonesia (SOIna) Kalimantan Barat masa bakti 2025–2029. Kepengurusan baru ini dinahkodai oleh Stephani Yane dan dilantik langsung oleh Wakil Ketua I Pengurus Pusat SOIna, Novia. Dalam sambutannya, Gubernur Ria […]

  • Terpikat Hutan Kota Pontianak, Jusuf Kalla: Menjaga Lingkungan Adalah Bagian dari Ajaran Agama

    Terpikat Hutan Kota Pontianak, Jusuf Kalla: Menjaga Lingkungan Adalah Bagian dari Ajaran Agama

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK), mengaku terkesan dengan wajah Kota Pontianak yang hijau dan tertata rapi. Hal ini disampaikannya saat menghadiri pelantikan Pengurus DMI Provinsi Kalimantan Barat periode 2025-2030 di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (15/1/2026). Mantan Wakil Presiden RI tersebut menilai, keberadaan hutan-hutan kota yang terjaga di sepanjang jalan […]

  • Jangan Dipaksakan! Edukator RSUD SSMA Ungkap Tanda Diabetesi Harus Segera Batalkan Puasa

    Jangan Dipaksakan! Edukator RSUD SSMA Ungkap Tanda Diabetesi Harus Segera Batalkan Puasa

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Menjalankan ibadah puasa bagi penyandang diabetes (diabetesi) memerlukan kewaspadaan tinggi karena adanya perubahan drastis pada pola makan dan jadwal pengobatan. Menanggapi hal tersebut, RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak memberikan edukasi khusus mengenai tanda bahaya komplikasi serius saat berpuasa pada Jumat (9/1/2026). Edukator Kesehatan RSUD SSMA, Mardiana, S.Tr.Kep, menekankan bahwa mengenali […]

  • Diskotek Wajib Tutup, Kafe dan Biliar? Ini Aturan Operasional Tempat Hiburan di Pontianak Selama Ramadan 2026

    Diskotek Wajib Tutup, Kafe dan Biliar? Ini Aturan Operasional Tempat Hiburan di Pontianak Selama Ramadan 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak resmi menerbitkan Pengumuman Nomor 430 Tahun 2026 untuk menjaga ketertiban umum selama Ramadan 1447 Hijriah. Kebijakan ini bertujuan menciptakan suasana kondusif bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan pengaturan ini adalah komitmen pemerintah dalam menjaga harmoni sosial. Ia ingin memastikan masyarakat dapat beribadah […]

  • Musrenbang Pontianak Kota 2027: Edi Kamtono Fokus Optimalkan Waterfront dan Pasar Tengah

    Musrenbang Pontianak Kota 2027: Edi Kamtono Fokus Optimalkan Waterfront dan Pasar Tengah

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak memberikan atensi khusus terhadap optimalisasi pusat ekonomi dan penataan kawasan strategis dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan Pontianak Kota. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa karakter wilayah Kecamatan Pontianak Kota yang menjadi simpul aktivitas perdagangan, jasa, hingga pendidikan menuntut perencanaan yang lebih terpadu dan […]

expand_less