Rabu, 3 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » News » Sah Jadi WBTB! Tradisi “Aek Pengusir” dan Kue Cengkaruk Mempawah Terima Sertifikat Nasional

Sah Jadi WBTB! Tradisi “Aek Pengusir” dan Kue Cengkaruk Mempawah Terima Sertifikat Nasional

  • account_circle Tim
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Kabupaten Mempawah kembali menorehkan prestasi di bidang pelestarian budaya. Tiga kekayaan kuliner khas Bumi Galaherang, yakni Aek Serbat, Kue Cengkaruk, dan Kue Dokok-dokok Telanjang, kini resmi menyandang status sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) tingkat nasional.

Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, kepada Bupati Mempawah, Erlina, usai Upacara HUT ke-69 Pemprov Kalbar di Halaman Kantor Gubernur pada Rabu (28/1/2026).

Penetapan ini menarik perhatian, terutama pada Aek Serbat yang memiliki filosofi sosial yang unik. Di kalangan masyarakat Mempawah, air rempah ini kerap dijuluki sebagai “Aek Pengusir”. Sebutan tersebut bukan bermakna kasar, melainkan sebuah kearifan lokal dalam berkomunikasi secara halus.

Dalam acara pesta pernikahan atau hari raya, Aek Serbat biasanya dikeluarkan sebagai hidangan penutup. Munculnya minuman ini menjadi isyarat simbolis dari tuan rumah bahwa rangkaian acara telah usai, sehingga tamu diharapkan dapat mengakhiri kunjungan dengan cara yang terhormat.

Selain air serbat, Kue Cengkaruk juga mendapat pengakuan serupa. Camilan tradisional ini merupakan bukti kreativitas kuliner lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun dan tetap eksis di tengah serbuan penganan modern.

Bupati Mempawah, Erlina, menyatakan rasa bangga dan syukurnya atas pengakuan negara terhadap identitas daerahnya tersebut. Ia menyebut sertifikat ini sebagai kado istimewa bagi seluruh masyarakat Mempawah.

“Penetapan ini merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi kita semua. Budaya adalah identitas daerah yang harus dijaga bersama. Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen untuk terus melestarikan warisan budaya agar tidak tergerus arus modernisasi,” ujar Erlina.

Erlina menegaskan bahwa pengakuan WBTB ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam menjaga jati diri bangsa. Ia berharap generasi muda dapat lebih mengenal dan mencintai produk budaya lokal seperti Cengkaruk dan tradisi Aek Serbat.

Dengan penetapan ini, Aek Serbat dan Kue Cengkaruk kini sejajar dengan warisan budaya nusantara lainnya, memperkuat nilai-nilai lokal Mempawah sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional yang harus dilindungi secara hukum dan kelestariannya.

  • Penulis: Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Singkawang Diserbu Sampah Kulit Durian Kalbar, Petugas DLH Kewalahan Angkut 120 Ton Sehari

    Singkawang Diserbu Sampah Kulit Durian Kalbar, Petugas DLH Kewalahan Angkut 120 Ton Sehari

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Citra Singkawang sebagai kota wisata diuji oleh tumpukan sampah pasca-libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang harus berjibaku menangani lonjakan volume sampah yang menyentuh angka 120 ton per hari pada pekan pertama Januari. Menariknya, lonjakan ini bukan sekadar sampah rumah tangga, melainkan didominasi oleh limbah […]

  • Prabowo Naikkan Anggaran Riset Perguruan Tinggi Jadi Rp12 Triliun

    Prabowo Naikkan Anggaran Riset Perguruan Tinggi Jadi Rp12 Triliun

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Presiden Prabowo Subianto menaikkan anggaran riset perguruan tinggi nasional menjadi Rp12 triliun. Nilai tersebut meningkat Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun, atau sekitar 0,34 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan, peningkatan anggaran riset tersebut mencerminkan kepercayaan Presiden terhadap peran strategis perguruan tinggi […]

  • Ekspor Perdana 1,3 Ton Udang Vaname via PLBN Entikong Tembus Malaysia

    Ekspor Perdana 1,3 Ton Udang Vaname via PLBN Entikong Tembus Malaysia

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Gerbang ekspor di beranda depan negara kembali mencatat tonggak sejarah baru bagi komoditas lokal di pasar global. Sebanyak 1,3 ton udang vaname resmi dilepas sebagai komoditas unggulan baru melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat, menuju pasar Malaysia pada Rabu (21/1/2026). Pengiriman perdana di awal tahun ini menjadi sinyal kuat penguatan […]

  • Densus 88 Gelar Lentera Kapuas di SMAN 6 Pontianak, Perkuat Daya Tangkal Pelajar dari Radikalisme

    Densus 88 Gelar Lentera Kapuas di SMAN 6 Pontianak, Perkuat Daya Tangkal Pelajar dari Radikalisme

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menggelar program Lentera Kapuas di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Pontianak, Kalimantan Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. Program ini menyasar pelajar sebagai langkah pencegahan dini terhadap penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme. Lentera Kapuas merupakan akronim dari Literasi, Edukasi, dan Toleransi Lawan Radikalisme dan Terorisme. […]

  • PA Bengkayang Gelar Sidang Keliling dan BRC Mobile, Permudah Warga Urus Perkara

    PA Bengkayang Gelar Sidang Keliling dan BRC Mobile, Permudah Warga Urus Perkara

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pengadilan Agama (PA) Bengkayang terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di wilayah pelosok. Pada Kamis (29/01/2026), tim PA Bengkayang melakukan perjalanan sejauh 50 kilometer untuk menggelar Sidang Keliling dan layanan BRC Mobile di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sanggau Ledo. Layanan ini dirancang khusus untuk memangkas hambatan jarak dan waktu […]

  • Komnas HAM Gelar Kemah Generasi HAM untuk Menguatkan Kepedulian Pemuda terhadap Hak Asasi Manusia

    Komnas HAM Gelar Kemah Generasi HAM untuk Menguatkan Kepedulian Pemuda terhadap Hak Asasi Manusia

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com— Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas pendidikan hak asasi manusia di kalangan generasi muda melalui pelaksanaan Kemah Generasi HAM 2026 bertema Be Young Be Human Being yang berlangsung pada 7–9 Mei 2026 di Aston Pontianak Hotel & Convention Center. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran, refleksi, sekaligus penguatan nilai […]

expand_less