Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Pulang Lebih Awal! Pemkot Pontianak Terbitkan Aturan Jam Kerja ASN Selama Ramadan 2026

Pulang Lebih Awal! Pemkot Pontianak Terbitkan Aturan Jam Kerja ASN Selama Ramadan 2026

  • account_circle Pro/Tim
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Pemerintah Kota Pontianak resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Pontianak Tahun 2026 mengenai pengaturan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kebijakan ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan kekhusyukan ibadah para abdi negara. Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menegaskan bahwa meskipun ada penyesuaian waktu, kualitas pelayanan publik tidak boleh menurun.

“Penyesuaian jam kerja ini bertujuan menjaga produktivitas dan efektivitas kinerja ASN, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik selama bulan puasa,” ujar Amirullah pada Minggu (15/2/2026).

Berikut adalah rincian pembagian jam kerja ASN di lingkungan Pemkot Pontianak selama Ramadan:

Unit Kerja 5 Hari Kerja (Senin–Jumat)
• Senin–Kamis: 07.15 – 14.15 WIB (Istirahat: 12.00 – 12.30 WIB)
• Jumat: 07.15 – 14.45 WIB (Istirahat: 11.30 – 12.30 WIB)

Unit Kerja 6 Hari Kerja (Senin–Sabtu)
• Senin–Kamis & Sabtu: 07.15 – 13.15 WIB (Istirahat: 11.45 – 12.15 WIB)
• Jumat: 07.15 – 13.45 WIB (Istirahat: 11.30 – 12.30 WIB)

Meskipun jam pulang disesuaikan lebih awal, Amirullah mengingatkan bahwa kedisiplinan tetap menjadi prioritas. Kegiatan apel pagi setiap hari Senin tetap wajib dilaksanakan. Selain itu, seluruh ASN tetap diwajibkan melakukan perekaman kehadiran (absen masuk dan pulang) secara digital melalui aplikasi Hadir.

Pemkot Pontianak juga meminta setiap kepala perangkat daerah untuk melakukan pengawasan internal secara ketat agar tidak ada celah dalam standar pelayanan kepada masyarakat.

“Pemkot Pontianak mewajibkan seluruh perangkat daerah menyesuaikan pengaturan kerja internal sesuai Surat Edaran tersebut dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

  • Penulis: Pro/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesan Menyentuh Wagub Kalbar di Keuskupan Agung: Daripada Pesta Kembang Api, Lebih Baik Donasi

    Pesan Menyentuh Wagub Kalbar di Keuskupan Agung: Daripada Pesta Kembang Api, Lebih Baik Donasi

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Adpim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, menghadiri undangan Open House Syukuran Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026 yang digelar di Keuskupan Agung Pontianak, Selasa (30/12/2025). Dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut, orang nomor dua di Kalimantan Barat ini membawa pesan kuat tentang pentingnya empati dan kesederhanaan di tengah situasi nasional yang sedang berduka akibat […]

  • Kalbar Butuh 1.590 Dokter Spesialis! Sekda Harisson Dorong PPDS Anestesi FK Untan Prioritaskan Putra Daerah

    Kalbar Butuh 1.590 Dokter Spesialis! Sekda Harisson Dorong PPDS Anestesi FK Untan Prioritaskan Putra Daerah

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kesenjangan layanan kesehatan di wilayah perbatasan Kalimantan Barat akibat krisis dokter spesialis terus menjadi perhatian serius. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, secara tegas menyatakan dukungan penuh Pemerintah Provinsi terhadap pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK Untan). Langkah strategis ini dilakukan melalui sinergi […]

  • Gakkum Kalbar Temukan 1.500 Batang Kayu Ilegal di Konserasi PT MPK Ketapang

    Gakkum Kalbar Temukan 1.500 Batang Kayu Ilegal di Konserasi PT MPK Ketapang

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Kalimantan kembali mencetak keberhasilan besar dalam upaya membongkar sindikat pembalakan liar di Kabupaten Ketapang. Hanya berselang sehari setelah mengamankan rakit kayu di Sungai Pawan, tim bergerak cepat melakukan pengembangan ke hulu menuju Desa Ulak Medang, Kecamatan Delta Pawan, pada Minggu pagi (18/1/2026). Dalam operasi pelacakan yang menembus […]

  • Dominasi KOMET ke-22 Untan, Siswa MAN Melawi Borong Juara 1 dan 2 Matematika

    Dominasi KOMET ke-22 Untan, Siswa MAN Melawi Borong Juara 1 dan 2 Matematika

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Peserta didik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Melawi menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Kompetisi Matematika (KOMET) ke-22 yang diselenggarakan oleh Fakultas MIPA Jurusan Matematika Universitas Tanjungpura (Untan). Dalam kompetisi bergengsi tingkat kabupaten tersebut, delegasi MAN Melawi berhasil mendominasi podium dengan menyabet gelar Juara 1 dan Juara 2. Ajang ini diikuti oleh sedikitnya 76 siswa-siswi […]

  • Presiden Prabowo Targetkan 80 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis, Karolin Siap Perluas hingga Pedalaman Landak

    Presiden Prabowo Targetkan 80 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis, Karolin Siap Perluas hingga Pedalaman Landak

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan keputusan strategis negara untuk mencetak generasi unggul. Hal ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, pada Senin (2/2/2026). Program MBG yang telah menjangkau sekitar 55–60 juta penerima manfaat sejak tahun 2025 […]

  • Diduga Gegara Bahasan Politik, Ketua PPNI Ketapang Dipukul dan Dicekik di Ruang Kerjanya!

    Diduga Gegara Bahasan Politik, Ketua PPNI Ketapang Dipukul dan Dicekik di Ruang Kerjanya!

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Aksi premanisme mencederai institusi kesehatan di Kabupaten Ketapang. Eka Arianto, yang menjabat sebagai Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Ketapang sekaligus Plt. Kepala Puskesmas Ratu Berlian Tuan Tuan, dilaporkan menjadi korban penganiayaan di ruang kerjanya pada Rabu, 31 Desember 2025 lalu. Insiden pemukulan dan pencekikan ini diduga kuat dipicu oleh ketersinggungan pelaku […]

expand_less