Waterfront Pontianak Berlanjut: Gang Kamboja-H Mursyid Jadi Destinasi Wisata Baru
- account_circle GFM
- calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
- print Cetak

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyusuri waterfront di tepian Sungai Kapuas. Pembangunan waterfron akan berlanjut dari Gang Kamboja hingga H Mursyid.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.com – Pemerintah Kota Pontianak resmi melanjutkan proyek pembangunan kawasan waterfront di tepian Sungai Kapuas pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memperkuat identitas kota sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru masyarakat.
Proyek strategis ini direncanakan menyisir kawasan dari Gang Kamboja hingga Gang H Mursyid. Pengerjaannya menggunakan sistem tahun jamak (multiyears) selama tiga tahun dengan dukungan anggaran awal sebesar Rp20 miliar.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa penataan ini merupakan visi jangka panjang yang telah dirintis sejak 2014. Pembangunan dilakukan secara bertahap demi menampilkan wajah kota yang lebih tertata.
Desain Modern dengan Sentuhan Kearifan Lokal Meriam Karbit
Konsep waterfront terbaru ini akan memadukan desain modern yang ramah lingkungan dengan kekhasan budaya lokal. Fasilitas pendukung seperti spot olahraga dan rekreasi akan dibangun untuk memanjakan warga serta wisatawan.
Kawasan ini juga akan dilengkapi dengan tempat khusus Meriam Karbit yang menjadi ikon budaya Pontianak. Area tersebut nantinya akan menyatu dengan taman di bawah Jembatan Duplikasi Kapuas I.
“Nanti akan ada bentuk-bentuk yang unik, instagramable, ramah lingkungan, dan tetap menampilkan kekhasan lokal,” ujar Edi Rusdi Kamtono pada Rabu (1/4/2026).
Skema Kompensasi dan Sosialisasi bagi Masyarakat Terdampak
Pemerintah Kota saat ini tengah melakukan pembahasan teknis sebelum masuk ke tahap pelaksanaan konstruksi. Sosialisasi kepada masyarakat yang bermukim di sekitar garis sempadan sungai akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.
Wali Kota memastikan bahwa warga yang terdampak penataan akan mendapatkan kompensasi perbaikan sesuai dengan desain rencana. Tujuannya agar proses pembangunan tetap berjalan harmonis dan menguntungkan semua pihak.
“Kalau ada yang terdampak, nanti ada kompensasi perbaikan sesuai desain yang sudah kita rencanakan,” jelas Edi saat memberikan keterangan terkait teknis pelaksanaan proyek.
Kolaborasi Anggaran dan Ajakan Menjaga Aset Daerah
Penyelesaian proyek ini diharapkan mendapat dukungan dana tidak hanya dari APBD kota, tetapi juga pemerintah provinsi dan pusat. Koordinasi intensif telah dilakukan dengan kementerian terkait serta DPR RI Komisi V.
Edi Rusdi Kamtono juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga seluruh fasilitas yang telah dibangun. Keamanan kawasan akan ditingkatkan, termasuk rencana pemasangan CCTV di berbagai titik strategis.
“Kita berharap seluruh masyarakat ikut menjaga aset yang sudah dibangun. Karena tanpa kerja sama, akan sulit menjaga infrastruktur itu tetap baik,” pungkas Wali Kota Pontianak tersebut.
Ringkasan Berita
-
Pemkot Pontianak melanjutkan pembangunan waterfront dari Gang Kamboja hingga Gang H Mursyid dengan anggaran awal Rp20 miliar.
-
Proyek multiyears ini mengusung konsep modern, instagramable, dan ramah lingkungan namun tetap menonjolkan kearifan lokal seperti Meriam Karbit.
-
Pemerintah menyiapkan skema kompensasi bagi warga terdampak serta melakukan koordinasi anggaran dengan pemerintah pusat dan provinsi.
-
Fasilitas publik ini dirancang untuk meningkatkan pariwisata dan ekonomi, didukung sistem keamanan seperti CCTV guna menjaga aset daerah.
- Penulis: GFM
- Editor: GFM
- Sumber: Prokopim

Saat ini belum ada komentar