Geger! Karyawan Indomaret Sanggau Ditemukan Tewas Terbungkus Karung di Kamar Kos
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
- print Cetak

Geger! Karyawan Indomaret Sanggau Ditemukan Tewas Terbungkus Karung di Kamar Kos. (Foto: Humas Polres)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com – Warga Gang Bengkawan, Jalan Bujang Malaka, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau mendadak gempar. Sesosok mayat laki-laki ditemukan dalam kondisi mengenaskan terbungkus karung di sebuah rumah indekos, Kamis siang (1/1/2026).
Jenazah tersebut diduga kuat merupakan korban tindak pidana pembunuhan karena ditemukan dalam kondisi tersembunyi.
Peristiwa memilukan ini terungkap saat pihak keluarga mendatangi rumah kos tersebut sekitar pukul 13.31 WIB. Mereka bermaksud mencari korban yang sudah beberapa waktu tidak dapat dihubungi. Namun, saat pemilik kos membuka kamar korban, ruangan tersebut dalam keadaan kosong.
Kecurigaan muncul setelah keluarga meninggalkan lokasi. Pemilik kos yang merasa ada yang tidak beres kemudian melapor ke pihak kepolisian. Petugas Polres Sanggau tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Pencarian berakhir tragis saat petugas membuka kamar lain yang ditempati oleh rekan korban. Di dalam kamar itulah petugas menemukan jenazah yang dibungkus karung berwarna putih yang menutupi hampir seluruh tubuhnya.
Identitas Korban Diduga Karyawan Minimarket
Meski identitas resmi masih dalam proses pendalaman medis, hasil penyelidikan awal mengarah pada seorang pemuda berinisial M (18). Korban diketahui merupakan karyawan salah satu gerai Indomaret di Kabupaten Sanggau.
“Petugas menemukan satu jenazah laki-laki berada di dalam kamar kos pintu nomor dua sisi kiri. Kondisinya dibungkus menggunakan karung berwarna putih,” tulis laporan kepolisian di lokasi kejadian.
Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Satreskrim Polres Sanggau mengevakuasi jenazah ke RSUD M.Th. Djaman Sanggau pada pukul 16.30 WIB untuk menjalani visum dan pemeriksaan medis oleh tim Sidokkes Polres Sanggau.
Cara jenazah ditemukan yang sengaja disembunyikan di dalam kamar milik orang lain memperkuat dugaan penyidik bahwa ini adalah kasus pembunuhan berencana atau penganiayaan yang mengakibatkan kematian.
Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, melalui Kasat Reskrim AKP Fariz Kautsar Rahmadhani, menegaskan bahwa pihaknya tengah bergerak cepat mengungkap pelaku di balik kejadian ini.
“Seluruh langkah penyelidikan telah kami lakukan, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga pendalaman hasil visum. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara ini kepada kepolisian,” tegas AKP Fariz.
Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk rekan-rekan korban dan pemilik indekos, guna menyusun teka-teki peristiwa berdarah di awal tahun 2026 tersebut.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Humas Polres

Saat ini belum ada komentar