Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » News » Temukan Tumpukan Plastik Hitam di Jalur Tikus, Petugas Gabungan Amankan Ribuan Kilo Daging dan Sosis Ilegal

Temukan Tumpukan Plastik Hitam di Jalur Tikus, Petugas Gabungan Amankan Ribuan Kilo Daging dan Sosis Ilegal

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Karantina Kalimantan Barat semakin memperketat pengawasan di wilayah perbatasan untuk membendung masuknya risiko penyakit lintas negara, termasuk ancaman virus Nipah yang tengah diwaspadai. Dalam operasi gabungan yang digelar pada Rabu malam, 4 Februari 2026, petugas berhasil mengamankan sekitar 1,8 ton produk hewan dan tumbuhan ilegal asal Malaysia di kawasan PLBN Entikong.

Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara Karantina Satpel PLBN Entikong, Bea Cukai, Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC, serta unsur Community Intelligence Entikong.

Operasi penyisiran dilakukan secara mendalam di titik-titik rawan, mulai dari sisi kanan dan kiri kawasan perbatasan hingga zona netral PLBN Entikong. Langkah ini diambil setelah petugas mendapatkan informasi intelijen dari regu piket Satgas Pamtas mengenai adanya pergerakan barang mencurigakan.

Di jalur tidak resmi tersebut, petugas menemukan tumpukan bungkusan plastik hitam yang sengaja ditinggalkan untuk menghindari pemeriksaan petugas karantina. Barang bukti yang disita terdiri dari Media Pembawa HPHK (Hama Penyakit Hewan Karantina) dan OPTK (Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina), dengan rincian:

• Daging Kerbau: 1.200 kg
• Sosis Ayam: 326,4 kg
• Daging, Jeroan, Kaki, dan Kulit Babi: Total 261 kg
• Jeroan Sapi: 67,5 kg
• Produk Tumbuhan: 60 kg bawang merah dan 10 kg bawang putih.

Secara keseluruhan, berat komoditas yang ditahan mencapai 1.848,9 kg dengan estimasi nilai ekonomi mencapai Rp151,9 juta.

Modus operandi yang dilakukan para oknum ini jelas melanggar Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan karena memasukkan komoditas tanpa melalui tempat pemasukan resmi yang ditetapkan pemerintah.

Penanggung Jawab Satpel PLBN Entikong, Swiet Sinay, menegaskan bahwa penahanan ribuan kilogram produk pangan ini sangat penting dilakukan demi menjaga kedaulatan hayati Indonesia.

“Operasi gabungan ini merupakan langkah konkret kami dalam menjaga kedaulatan hayati Indonesia, khususnya di wilayah Entikong. Penahanan ini sangat penting dilakukan untuk memastikan tidak ada agen penyakit dari luar negeri yang masuk ke wilayah Kalimantan Barat melalui komoditas pangan ilegal,” jelas Swiet Sinay pada Rabu (4/2/2026).

Seluruh barang bukti tersebut kini telah diamankan di Kantor Satpel PLBN Entikong untuk menjalani proses pemusnahan dan tindak lanjut hukum. Pemerintah berharap masyarakat semakin sadar untuk melaporkan setiap aktivitas lalu lintas komoditas kepada petugas demi memastikan wilayah Indonesia tetap aman dari potensi wabah penyakit.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sah Jadi WBTB! Tradisi “Aek Pengusir” dan Kue Cengkaruk Mempawah Terima Sertifikat Nasional

    Sah Jadi WBTB! Tradisi “Aek Pengusir” dan Kue Cengkaruk Mempawah Terima Sertifikat Nasional

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kabupaten Mempawah kembali menorehkan prestasi di bidang pelestarian budaya. Tiga kekayaan kuliner khas Bumi Galaherang, yakni Aek Serbat, Kue Cengkaruk, dan Kue Dokok-dokok Telanjang, kini resmi menyandang status sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) tingkat nasional. Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, kepada Bupati Mempawah, Erlina, usai Upacara […]

  • Berapa Kerugian Akibat Banjir di Pontianak? Pemkot dan Universitas Waterloo Kanada Hitung Risiko Ekonomi

    Berapa Kerugian Akibat Banjir di Pontianak? Pemkot dan Universitas Waterloo Kanada Hitung Risiko Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Menghadapi ancaman banjir rob yang semakin sering melanda, Pemerintah Kota Pontianak mulai beralih ke strategi mitigasi berbasis data ilmiah. Bekerja sama dengan Universitas Waterloo Kanada dan Universitas Gadjah Mada (UGM), Pemkot resmi meluncurkan kajian aktuaria untuk menghitung kerugian dan kerusakan finansial akibat banjir, Kamis (15/1/2026). Langkah ini diambil di tengah fenomena pasang air […]

  • Menhukam Tegaskan Pasal Penghinaan Presiden di KUHP Baru Bersifat Delik Aduan Absolut

    Menhukam Tegaskan Pasal Penghinaan Presiden di KUHP Baru Bersifat Delik Aduan Absolut

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa pasal penghinaan terhadap Presiden dan Wakil Presiden dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru bersifat delik aduan absolut. Artinya, hanya Presiden dan Wakil Presiden yang memiliki kewenangan hukum untuk mengajukan pengaduan atas dugaan penghinaan. Penegasan tersebut disampaikan Supratman dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Hukum, […]

  • Dubes Tiongkok Wang Lutong Jajaki Kerja Sama PLTSa dan Jembatan Garuda dengan Pemkot Pontianak

    Dubes Tiongkok Wang Lutong Jajaki Kerja Sama PLTSa dan Jembatan Garuda dengan Pemkot Pontianak

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong, mengaku terkesan dengan perkembangan dan penataan Kota Pontianak. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan perdana dan audiensi bersama Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, di Kantor Wali Kota pada Kamis (5/3/2026) pagi. Wang Lutong menjelaskan bahwa Pontianak merupakan destinasi yang sangat menarik karena statusnya […]

  • Anggelia Meryciana Wakili Kalbar di Puteri Indonesia 2026: Bawa Misi Budaya dan Karbon

    Anggelia Meryciana Wakili Kalbar di Puteri Indonesia 2026: Bawa Misi Budaya dan Karbon

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle GFM
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Pemerintah Kota Pontianak memberikan dukungan penuh kepada Anggelia Meryciana yang akan mewakili Kalimantan Barat di ajang Puteri Indonesia 2026. Ajang bergengsi ini menjadi panggung penting bagi representasi daerah. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan peluang besar untuk mempromosikan potensi daerah. Kehadiran delegasi muda dianggap mampu membangun citra positif […]

  • Sidak ke PN Pontianak, Ketua PT Pontas Efendi Tegaskan Larangan Flexing dan Transaksional Perkara

    Sidak ke PN Pontianak, Ketua PT Pontas Efendi Tegaskan Larangan Flexing dan Transaksional Perkara

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Pontianak melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus pembinaan langsung kepada seluruh aparatur Pengadilan Negeri (PN) Pontianak. Kegiatan yang berlangsung di Aula Prof. Dr. Bagir Manan pada Jumat, 20 Februari 2026 ini, bertujuan memperkuat integritas dan disiplin lembaga peradilan. Pembinaan yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PT […]

expand_less