Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Temukan Tumpukan Plastik Hitam di Jalur Tikus, Petugas Gabungan Amankan Ribuan Kilo Daging dan Sosis Ilegal

Temukan Tumpukan Plastik Hitam di Jalur Tikus, Petugas Gabungan Amankan Ribuan Kilo Daging dan Sosis Ilegal

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Karantina Kalimantan Barat semakin memperketat pengawasan di wilayah perbatasan untuk membendung masuknya risiko penyakit lintas negara, termasuk ancaman virus Nipah yang tengah diwaspadai. Dalam operasi gabungan yang digelar pada Rabu malam, 4 Februari 2026, petugas berhasil mengamankan sekitar 1,8 ton produk hewan dan tumbuhan ilegal asal Malaysia di kawasan PLBN Entikong.

Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara Karantina Satpel PLBN Entikong, Bea Cukai, Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC, serta unsur Community Intelligence Entikong.

Operasi penyisiran dilakukan secara mendalam di titik-titik rawan, mulai dari sisi kanan dan kiri kawasan perbatasan hingga zona netral PLBN Entikong. Langkah ini diambil setelah petugas mendapatkan informasi intelijen dari regu piket Satgas Pamtas mengenai adanya pergerakan barang mencurigakan.

Di jalur tidak resmi tersebut, petugas menemukan tumpukan bungkusan plastik hitam yang sengaja ditinggalkan untuk menghindari pemeriksaan petugas karantina. Barang bukti yang disita terdiri dari Media Pembawa HPHK (Hama Penyakit Hewan Karantina) dan OPTK (Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina), dengan rincian:

• Daging Kerbau: 1.200 kg
• Sosis Ayam: 326,4 kg
• Daging, Jeroan, Kaki, dan Kulit Babi: Total 261 kg
• Jeroan Sapi: 67,5 kg
• Produk Tumbuhan: 60 kg bawang merah dan 10 kg bawang putih.

Secara keseluruhan, berat komoditas yang ditahan mencapai 1.848,9 kg dengan estimasi nilai ekonomi mencapai Rp151,9 juta.

Modus operandi yang dilakukan para oknum ini jelas melanggar Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan karena memasukkan komoditas tanpa melalui tempat pemasukan resmi yang ditetapkan pemerintah.

Penanggung Jawab Satpel PLBN Entikong, Swiet Sinay, menegaskan bahwa penahanan ribuan kilogram produk pangan ini sangat penting dilakukan demi menjaga kedaulatan hayati Indonesia.

“Operasi gabungan ini merupakan langkah konkret kami dalam menjaga kedaulatan hayati Indonesia, khususnya di wilayah Entikong. Penahanan ini sangat penting dilakukan untuk memastikan tidak ada agen penyakit dari luar negeri yang masuk ke wilayah Kalimantan Barat melalui komoditas pangan ilegal,” jelas Swiet Sinay pada Rabu (4/2/2026).

Seluruh barang bukti tersebut kini telah diamankan di Kantor Satpel PLBN Entikong untuk menjalani proses pemusnahan dan tindak lanjut hukum. Pemerintah berharap masyarakat semakin sadar untuk melaporkan setiap aktivitas lalu lintas komoditas kepada petugas demi memastikan wilayah Indonesia tetap aman dari potensi wabah penyakit.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Darah di Kamar Kos Bongkar Sosok Ibu Pembuang Bayi di Sanggau: Pelaku Remaja 19 Tahun

    Jejak Darah di Kamar Kos Bongkar Sosok Ibu Pembuang Bayi di Sanggau: Pelaku Remaja 19 Tahun

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Teodardus
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Misteri penemuan jasad bayi laki-laki yang menggegerkan warga Jalan Semboja Indah 2, Kelurahan Bunut, Kabupaten Sanggau, akhirnya terungkap. Hanya berselang beberapa jam setelah jasad ditemukan, tim gabungan Polres Sanggau dan Polsek Kapuas berhasil meringkus pelaku pada Senin malam (19/1/2026) sekitar pukul 23.55 WIB. Pelaku diketahui merupakan seorang perempuan berinisial LF (19) yang merupakan […]

  • Soft Opening Cafe RUPA, Wabup Sambas Ajak Anak Muda Lahirkan Peluang Usaha dari Ruang Interaksi

    Soft Opening Cafe RUPA, Wabup Sambas Ajak Anak Muda Lahirkan Peluang Usaha dari Ruang Interaksi

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sambas terus menunjukkan tren positif dengan hadirnya unit-unit usaha baru yang inovatif. Mewakili Bupati Sambas, Wakil Bupati Heroaldi Djuhardi Alwi secara resmi melaksanakan Soft Opening Cafe Ruang Jumpa (RUPA) yang berlokasi di Jalan Gusti Hamzah, Desa Durian, Kecamatan Sambas. Kehadiran Cafe RUPA tidak sekadar […]

  • Pendapatan Daerah Melorot, Sekda Pontianak Tegaskan Investasi Fisik Paling Adil Bagi Warga

    Pendapatan Daerah Melorot, Sekda Pontianak Tegaskan Investasi Fisik Paling Adil Bagi Warga

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memastikan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kepentingan publik tetap menjadi prioritas utama di tahun 2026. Meskipun anggaran daerah mengalami efisiensi akibat penurunan transfer pusat, belanja modal seperti perbaikan jalan dan sekolah tidak akan dikorbankan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah, menegaskan bahwa belanja modal adalah instrumen pembangunan yang paling […]

  • Bongkar Transaksi di “Rumah Nomor 77”, Polisi Sanggau Ringkus Dua Pria Pemilik 10 Paket Sabu

    Bongkar Transaksi di “Rumah Nomor 77”, Polisi Sanggau Ringkus Dua Pria Pemilik 10 Paket Sabu

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sanggau kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kecamatan Kapuas. Dua pria paruh baya, DN (45) dan LM (44), tak berkutik saat petugas menggerebek sebuah rumah yang diduga kuat menjadi titik transaksi barang haram di Kelurahan Bunut, Selasa (13/1/2026) malam. Aksi sigap kepolisian ini […]

  • Diduga Gegara Bahasan Politik, Ketua PPNI Ketapang Dipukul dan Dicekik di Ruang Kerjanya!

    Diduga Gegara Bahasan Politik, Ketua PPNI Ketapang Dipukul dan Dicekik di Ruang Kerjanya!

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Aksi premanisme mencederai institusi kesehatan di Kabupaten Ketapang. Eka Arianto, yang menjabat sebagai Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Ketapang sekaligus Plt. Kepala Puskesmas Ratu Berlian Tuan Tuan, dilaporkan menjadi korban penganiayaan di ruang kerjanya pada Rabu, 31 Desember 2025 lalu. Insiden pemukulan dan pencekikan ini diduga kuat dipicu oleh ketersinggungan pelaku […]

  • Tahanan Rumah Melarikan Diri ke Entikong, Legalitas Penangguhan Penahanan Liu Xiaodong Dipertanyakan

    Tahanan Rumah Melarikan Diri ke Entikong, Legalitas Penangguhan Penahanan Liu Xiaodong Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kaburnya tersangka warga negara asing (WNA) asal China, Liu Xiaodong, dari status tahanan rumah menuai sorotan tajam. Penasihat hukum PT Sultan Rafli Mandiri (PT SRM), Wawan Ardianto, mendesak aparat penegak hukum (APH) mengusut tuntas dugaan keterlibatan pihak lain karena dinilai telah memenuhi unsur pidana. Menurut Wawan, pelarian Liu Xiaodong tidak mungkin dilakukan seorang […]

expand_less