Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Petugas Karantina di PLBN Entikong Sita Bibit Bugenvil dan Biji Mangga dari Malaysia

Petugas Karantina di PLBN Entikong Sita Bibit Bugenvil dan Biji Mangga dari Malaysia

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Ketangguhan pengawasan di garda terdepan perbatasan kembali membuahkan hasil. Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan PLBN Entikong berhasil mengamankan puluhan batang bibit tanaman yang masuk secara ilegal pada Minggu (11/1/2026).

Tindakan tegas ini diambil guna memproteksi sektor pertanian nasional dari ancaman Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yang bersembunyi di balik media pembawa tanpa dokumen tersebut.

Dalam pemeriksaan rutin tersebut, petugas menyita 31 batang bibit bugenvil dan 4 biji mangga. Meskipun tampak sederhana, komoditas ini dikategorikan sebagai media pembawa berisiko tinggi.

Bibit dan biji tanaman yang dibawa dari luar negeri tanpa dokumen resmi karantina sangat berpotensi membawa kuman, virus, maupun hama penyakit tumbuhan yang belum ada di Indonesia. Masuknya penyakit ini bisa berakibat fatal, mulai dari gagal panen massal hingga rusaknya keseimbangan ekosistem di Kalimantan Barat.

Penanggung jawab Karantina Kalimantan Barat Satpel PLBN Entikong, Swiet Sinay, menekankan bahwa benih tanaman sering kali menjadi “pintu masuk tersembunyi” bagi penyakit yang bisa melumpuhkan pertanian lokal.

“Bibit bugenvil dan biji mangga ini kami tahan karena berpotensi membawa OPTK. Tindakan ini merupakan perwujudan komitmen kami dalam memproteksi wilayah perbatasan dari ancaman biologis,” tegas Swiet Sinay.

Seluruh barang bukti tersebut ditahan karena tidak memenuhi persyaratan administrasi dan teknis yang diatur oleh Undang-Undang. Langkah ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa setiap media pembawa yang masuk ke wilayah Indonesia wajib melalui prosedur karantina demi keamanan hayati nusantara.

Karantina Kalbar terus mengoptimalkan fungsinya sebagai benteng terakhir perlindungan hayati. Masyarakat yang melintasi perbatasan diingatkan untuk selalu melengkapi dokumen resmi dan melaporkan barang bawaan berupa tumbuhan maupun hewan kepada petugas.

Kepatuhan masyarakat terhadap aturan karantina menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pangan nasional dan ekosistem di seluruh pelosok negeri agar tetap aman dari serangan hama penyakit eksotis dari luar negeri.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya 60W dan Desain Kamera Baru

    Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya 60W dan Desain Kamera Baru

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Gilang
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Menjelang peluncurannya yang diprediksi pada awal tahun 2026, informasi mengenai seri unggulan (flagship) terbaru Samsung mulai menjadi perbincangan hangat. Fokus utama tertuju pada Galaxy S26 Ultra, yang dikabarkan akan membawa peningkatan signifikan pada kecepatan pengisian daya serta pembaruan desain modul kamera yang lebih modern. Berdasarkan laporan dari pembocor industri ternama, Ice Universe, yang […]

  • Anggelia Meryciana Wakili Kalbar di Puteri Indonesia 2026: Bawa Misi Budaya dan Karbon

    Anggelia Meryciana Wakili Kalbar di Puteri Indonesia 2026: Bawa Misi Budaya dan Karbon

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle GFM
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Pemerintah Kota Pontianak memberikan dukungan penuh kepada Anggelia Meryciana yang akan mewakili Kalimantan Barat di ajang Puteri Indonesia 2026. Ajang bergengsi ini menjadi panggung penting bagi representasi daerah. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan peluang besar untuk mempromosikan potensi daerah. Kehadiran delegasi muda dianggap mampu membangun citra positif […]

  • Amru Chanwari Ajukan Proposal Sekolah Rakyat Kayong Utara ke Provinsi

    Amru Chanwari Ajukan Proposal Sekolah Rakyat Kayong Utara ke Provinsi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kabupaten Kayong Utara serius memperkuat strategi pengentasan kemiskinan ekstrem melalui sektor pendidikan informal. Langkah nyata ini ditunjukkan dengan komitmen penuh mendukung pembangunan Sekolah Rakyat sebagai wadah pemberdayaan masyarakat miskin dan kelompok rentan. Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, didampingi Kepala Dinas SP3APMD, Andri Candra, melakukan koordinasi langsung ke Dinas Sosial Provinsi Kalimantan […]

  • Waterfront Pontianak Berlanjut: Gang Kamboja-H Mursyid Jadi Destinasi Wisata Baru

    Waterfront Pontianak Berlanjut: Gang Kamboja-H Mursyid Jadi Destinasi Wisata Baru

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle GFM
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Pemerintah Kota Pontianak resmi melanjutkan proyek pembangunan kawasan waterfront di tepian Sungai Kapuas pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memperkuat identitas kota sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru masyarakat. Proyek strategis ini direncanakan menyisir kawasan dari Gang Kamboja hingga Gang H Mursyid. Pengerjaannya menggunakan sistem tahun jamak (multiyears) selama tiga tahun dengan dukungan […]

  • Densus 88 Gelar Lentera Kapuas di SMAN 6 Pontianak, Perkuat Daya Tangkal Pelajar dari Radikalisme

    Densus 88 Gelar Lentera Kapuas di SMAN 6 Pontianak, Perkuat Daya Tangkal Pelajar dari Radikalisme

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menggelar program Lentera Kapuas di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Pontianak, Kalimantan Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. Program ini menyasar pelajar sebagai langkah pencegahan dini terhadap penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme. Lentera Kapuas merupakan akronim dari Literasi, Edukasi, dan Toleransi Lawan Radikalisme dan Terorisme. […]

  • Ketimpangan Tenaga Medis di Kalbar: Kota Pontianak Kelebihan Dokter Spesialis, Kabupaten Sekadau dan Kayong Utara Miris

    Ketimpangan Tenaga Medis di Kalbar: Kota Pontianak Kelebihan Dokter Spesialis, Kabupaten Sekadau dan Kayong Utara Miris

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengungkap fakta mengejutkan mengenai distribusi tenaga medis di wilayahnya. Di tengah perjuangan Kalimantan Barat mengejar kekurangan ribuan dokter, Kota Pontianak justru tercatat mengalami surplus atau kelebihan tenaga dokter spesialis. Hal tersebut dipaparkan Harisson saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Barat masa bakti […]

expand_less