Rabu, 17 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Photovoice Banjir Pontianak: Saat Foto Warga Bicara Lebih Keras dari Data Ilmiah

Photovoice Banjir Pontianak: Saat Foto Warga Bicara Lebih Keras dari Data Ilmiah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Selama puluhan tahun, banjir rob di Pontianak seringkali hanya dianggap sebagai “kejadian musiman” yang lazim. Namun, melalui program Photovoice yang digelar Yayasan Kolase di Rumah Budaya Gang Hj Salmah, Kamis (15/1/2026), persepsi itu digugat. Banjir kini ditunjukkan sebagai sebuah kecemasan nyata yang terekam dalam bidikan lensa kamera masyarakat sendiri.

Program ini membuktikan bahwa risiko banjir tidak cukup dipahami lewat peta ilmiah, melainkan harus dirasakan lewat pengalaman hidup warga yang rumahnya terendam setiap kali air pasang menyentuh angka 1,9 meter.

Ketua Yayasan Kolase, Andi Fahrizal, menegaskan bahwa Photovoice adalah metode partisipatif yang menempatkan warga sebagai subjek aktif. Sebanyak 30 fotografer warga dari 21 kelurahan rawan banjir dilibatkan untuk memotret realitas harian mereka.

“Foto-foto ini bukan sekadar visual. Di dalamnya ada ingatan dan pengalaman hidup warga yang kerap terabaikan dalam angka-data pemerintah. Kami ingin suara mereka menjadi bagian penting dalam perumusan kebijakan,” ujar Andi.

Banjir besar pada Desember 2025 lalu menjadi momentum peringatan. Air yang masuk hingga kolong Rumah Budaya menjadi sinyal bahwa ancaman banjir di dataran rendah gambut Pontianak sudah memasuki tahap yang sangat serius.

Akademisi Universitas Waterloo Kanada, Prof. Stefan Steiner, yang turut mendukung program ini di bawah naungan FinCAPES, menilai bahwa model ilmiah seringkali gagal menangkap “ketakutan” warga.

“Risiko banjir dialami di rumah, di sekolah, dan dalam kecemasan setiap kali hujan turun. Foto dan cerita warga menerjemahkan temuan ilmiah yang kompleks ke dalam pengalaman manusia. Dengan begitu, banjir tidak bisa lagi diabaikan sebagai sesuatu yang biasa,” tegas Prof. Steiner.

Kepala Bapperida Kota Pontianak, Sidig Handanu, yang hadir mewakili Wali Kota, mengapresiasi pendekatan budaya dan visual ini. Menurutnya, perspektif warga sangat penting untuk menentukan apakah sebuah genangan dianggap bencana atau kewajaran oleh publik.

“Isu banjir sudah masuk dalam isu strategis perencanaan jangka panjang Kota Pontianak. Hasil Photovoice ini akan kami jadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan peta risiko dan sistem peringatan dini,” kata Sidig.

Ia mengakui bahwa pembangunan yang tidak seimbang serta perubahan tata guna lahan di wilayah hulu (Kubu Raya dan Mempawah) telah mengganggu keseimbangan Pontianak sebagai “Kota Air”.

Melalui pameran fotografi dan sesi “Nongkrong Senja”, Yayasan Kolase berharap adanya dialog yang setara antara pembuat kebijakan dan warga terdampak. Harapannya, strategi adaptasi perubahan iklim di masa depan tidak lagi lahir dari balik meja kantor, melainkan dari pemahaman mendalam atas realitas di gang-gang sempit Kota Pontianak.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Diskominfo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Lebaran di Pontianak, 229 Meriam Karbit Siap Menggelegar di Tepian Kapuas

    Tradisi Lebaran di Pontianak, 229 Meriam Karbit Siap Menggelegar di Tepian Kapuas

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Tradisi menggelegar di tepian Sungai Kapuas dipastikan kembali hadir menyambut Hari Raya Idulfitri tahun ini. Sebanyak 229 unit meriam karbit yang tersebar di 37 titik lokasi telah disiapkan untuk memeriahkan malam kemenangan di Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut hangat kembalinya permainan rakyat ini sebagai identitas budaya yang ikonik. Menurutnya, […]

  • Rapor Merah Narkoba di Sekadau Sepanjang 2025, Polisi Juga Bidik Kasus Korupsi Ratusan Juta!

    Rapor Merah Narkoba di Sekadau Sepanjang 2025, Polisi Juga Bidik Kasus Korupsi Ratusan Juta!

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Kepolisian Resor (Polres) Sekadau membeberkan catatan kriminalitas sepanjang tahun 2025 dalam rilis akhir tahun di Mapolres Sekadau. Dari total 117 perkara yang ditangani, kasus penyalahgunaan narkotika masih menjadi momok utama yang mendominasi daftar kejahatan di Kabupaten Sekadau. Wakapolres Sekadau, Kompol Asep Mustopa Kamil, mengungkapkan bahwa meskipun mayoritas kasus berhasil diselesaikan, dinamika kejahatan di […]

  • Adu Kecepatan di Sungai Selimbau! Sukardi Resmi Buka Lomba Sampan Bidar 8 Pekayuh Bupati Cup 2026

    Adu Kecepatan di Sungai Selimbau! Sukardi Resmi Buka Lomba Sampan Bidar 8 Pekayuh Bupati Cup 2026

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Perairan Kecamatan Selimbau kembali bergejolak oleh semangat sportivitas para pendayung. Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, secara resmi membuka Open Tournament Lomba Sampan Bidar Tradisional 8 Pekayuh Putra Bupati Cup Kecamatan Selimbau Tahun 2026, Sabtu (17/1/2026). Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan Anggota DPRD Kapuas Hulu, Kepala OPD, unsur TNI-Polri, […]

  • Banjir Terparah di Entikong Sanggau: Sungai Sekayam Meluap Rendam 15 Rumah Hingga 2 Meter

    Banjir Terparah di Entikong Sanggau: Sungai Sekayam Meluap Rendam 15 Rumah Hingga 2 Meter

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Bencana banjir berskala besar melanda wilayah Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Jumat (9/1/2026). Curah hujan ekstrem sejak malam hingga pagi hari memicu luapan drastis Sungai Sekayam, merendam sejumlah permukiman warga hingga ketinggian dua meter. Kondisi darurat ini mendorong Polsek Entikong bersama TNI, pemerintah kecamatan, dan BPBD segera bergerak cepat melakukan evakuasi […]

  • Presiden Prabowo Targetkan 80 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis, Karolin Siap Perluas hingga Pedalaman Landak

    Presiden Prabowo Targetkan 80 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis, Karolin Siap Perluas hingga Pedalaman Landak

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan keputusan strategis negara untuk mencetak generasi unggul. Hal ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, pada Senin (2/2/2026). Program MBG yang telah menjangkau sekitar 55–60 juta penerima manfaat sejak tahun 2025 […]

  • Bocah di Sekadau Ditemukan Berlumpur Usai Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pelaku Diciduk

    Bocah di Sekadau Ditemukan Berlumpur Usai Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pelaku Diciduk

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Satreskrim Polres Sekadau berhasil mengungkap kasus memilukan terkait dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi pada penghujung tahun 2025. Terduga pelaku, seorang pria berinisial R.A. (28), kini telah resmi mendekam di balik jeruji besi setelah diringkus polisi pada Kamis (8/1/2026). Kasus ini menjadi sorotan karena korban ditemukan warga dalam kondisi […]

expand_less