Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Photovoice Banjir Pontianak: Saat Foto Warga Bicara Lebih Keras dari Data Ilmiah

Photovoice Banjir Pontianak: Saat Foto Warga Bicara Lebih Keras dari Data Ilmiah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Selama puluhan tahun, banjir rob di Pontianak seringkali hanya dianggap sebagai “kejadian musiman” yang lazim. Namun, melalui program Photovoice yang digelar Yayasan Kolase di Rumah Budaya Gang Hj Salmah, Kamis (15/1/2026), persepsi itu digugat. Banjir kini ditunjukkan sebagai sebuah kecemasan nyata yang terekam dalam bidikan lensa kamera masyarakat sendiri.

Program ini membuktikan bahwa risiko banjir tidak cukup dipahami lewat peta ilmiah, melainkan harus dirasakan lewat pengalaman hidup warga yang rumahnya terendam setiap kali air pasang menyentuh angka 1,9 meter.

Ketua Yayasan Kolase, Andi Fahrizal, menegaskan bahwa Photovoice adalah metode partisipatif yang menempatkan warga sebagai subjek aktif. Sebanyak 30 fotografer warga dari 21 kelurahan rawan banjir dilibatkan untuk memotret realitas harian mereka.

“Foto-foto ini bukan sekadar visual. Di dalamnya ada ingatan dan pengalaman hidup warga yang kerap terabaikan dalam angka-data pemerintah. Kami ingin suara mereka menjadi bagian penting dalam perumusan kebijakan,” ujar Andi.

Banjir besar pada Desember 2025 lalu menjadi momentum peringatan. Air yang masuk hingga kolong Rumah Budaya menjadi sinyal bahwa ancaman banjir di dataran rendah gambut Pontianak sudah memasuki tahap yang sangat serius.

Akademisi Universitas Waterloo Kanada, Prof. Stefan Steiner, yang turut mendukung program ini di bawah naungan FinCAPES, menilai bahwa model ilmiah seringkali gagal menangkap “ketakutan” warga.

“Risiko banjir dialami di rumah, di sekolah, dan dalam kecemasan setiap kali hujan turun. Foto dan cerita warga menerjemahkan temuan ilmiah yang kompleks ke dalam pengalaman manusia. Dengan begitu, banjir tidak bisa lagi diabaikan sebagai sesuatu yang biasa,” tegas Prof. Steiner.

Kepala Bapperida Kota Pontianak, Sidig Handanu, yang hadir mewakili Wali Kota, mengapresiasi pendekatan budaya dan visual ini. Menurutnya, perspektif warga sangat penting untuk menentukan apakah sebuah genangan dianggap bencana atau kewajaran oleh publik.

“Isu banjir sudah masuk dalam isu strategis perencanaan jangka panjang Kota Pontianak. Hasil Photovoice ini akan kami jadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan peta risiko dan sistem peringatan dini,” kata Sidig.

Ia mengakui bahwa pembangunan yang tidak seimbang serta perubahan tata guna lahan di wilayah hulu (Kubu Raya dan Mempawah) telah mengganggu keseimbangan Pontianak sebagai “Kota Air”.

Melalui pameran fotografi dan sesi “Nongkrong Senja”, Yayasan Kolase berharap adanya dialog yang setara antara pembuat kebijakan dan warga terdampak. Harapannya, strategi adaptasi perubahan iklim di masa depan tidak lagi lahir dari balik meja kantor, melainkan dari pemahaman mendalam atas realitas di gang-gang sempit Kota Pontianak.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Diskominfo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Mandor Razia 21 Motor Knalpot Brong di SMKN 1 dan SMAN 1 Mandor

    Polsek Mandor Razia 21 Motor Knalpot Brong di SMKN 1 dan SMAN 1 Mandor

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Jajaran Polsek Mandor melaksanakan razia intensif terhadap kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot tidak standar atau knalpot brong di wilayah Kecamatan Mandor pada Selasa (24/2/2026). Penertiban ini merujuk pada STR Kapolres Landak Nomor: STR/1/II/OPS.1/2026 tertanggal 24 Februari 2026 mengenai penertiban knalpot brong di wilayah hukum Polres Landak. Langkah ini diambil guna memastikan ketertiban […]

  • Soft Opening Cafe RUPA, Wabup Sambas Ajak Anak Muda Lahirkan Peluang Usaha dari Ruang Interaksi

    Soft Opening Cafe RUPA, Wabup Sambas Ajak Anak Muda Lahirkan Peluang Usaha dari Ruang Interaksi

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sambas terus menunjukkan tren positif dengan hadirnya unit-unit usaha baru yang inovatif. Mewakili Bupati Sambas, Wakil Bupati Heroaldi Djuhardi Alwi secara resmi melaksanakan Soft Opening Cafe Ruang Jumpa (RUPA) yang berlokasi di Jalan Gusti Hamzah, Desa Durian, Kecamatan Sambas. Kehadiran Cafe RUPA tidak sekadar […]

  • KPK Ingatkan Risiko Korupsi Jika Pilkada Dipilih DPRD: Transaksi Kekuasaan Mengintai

    KPK Ingatkan Risiko Korupsi Jika Pilkada Dipilih DPRD: Transaksi Kekuasaan Mengintai

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti bahaya laten korupsi dalam wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Lembaga antirasuah itu menilai pemusatan kewenangan pada segelintir elite politik justru membuka ruang transaksi kekuasaan yang sulit terpantau publik. Peringatan tersebut disampaikan Ketua KPK Setyo […]

  • Hangatnya Natal Bersama DWP Kalbar, Sekda Harisson: Keluarga Adalah Fondasi Kemajuan Daerah

    Hangatnya Natal Bersama DWP Kalbar, Sekda Harisson: Keluarga Adalah Fondasi Kemajuan Daerah

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Adpim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Mewakili Gubernur Kalimantan Barat, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menghadiri Perayaan Natal Bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025. Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa malam (30/12/2025). Mengangkat tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, perayaan ini menjadi momentum penting untuk […]

  • Edisi ke-20 Borneo Jazz Festival Resmi Digelar di Pusat Kota Miri Desember 2026

    Edisi ke-20 Borneo Jazz Festival Resmi Digelar di Pusat Kota Miri Desember 2026

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle hnllg
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Gelaran musik tahunan bergengsi, Borneo Jazz Festival, resmi mengumumkan perhelatan edisi ke-20 yang akan berlangsung pada 4 dan 5 Desember 2026 mendatang. Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraannya, festival musik ini dipusatkan di jantung pusat kota Miri, Sarawak, dengan Pullman Miri Waterfront sebagai lokasi resmi. Mengusung tema “Beyond Jazz”, perhelatan tahun 2026 ini […]

  • Ratu Elok Jadi Desa Pertama di Manis Mata yang Inisiasi Tanam Jagung Ketahanan Pangan

    Ratu Elok Jadi Desa Pertama di Manis Mata yang Inisiasi Tanam Jagung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Desa Ratu Elok resmi mencatatkan diri sebagai pionir dalam memperkuat kedaulatan pangan di wilayah selatan Kabupaten Ketapang. Desa ini menjadi desa pertama di seluruh Kecamatan Manis Mata yang secara mandiri menginisiasi program penanaman jagung sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah. Pencapaian bersejarah ini disaksikan langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, yang hadir […]

expand_less