Kalahkan Lampung, Kota Pontianak Raih Peringkat 1 Pemanfaatan E-Kinerja BKN 2025
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
- print Cetak

Kalahkan Lampung, Kota Pontianak Raih Peringkat 1 Pemanfaatan E-Kinerja BKN 2025. (Foto: Kominfo)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PontianakMetro.Com – Pemerintah Kota Pontianak kembali mengukuhkan dominasinya dalam transformasi digital birokrasi. Berdasarkan data terbaru Kantor Regional (Kanreg) V Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kota Pontianak sukses menempati peringkat pertama dalam daftar 10 Instansi Tertinggi Pemanfaatan Aplikasi E-Kinerja BKN Tahun 2025.
Kota Khatulistiwa mencatatkan persentase fantastis sebesar 99,36 persen, sebuah angka yang mencerminkan kedisiplinan hampir seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Pontianak dalam menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) secara digital.
Capaian impresif ini membawa Kota Pontianak mengungguli sejumlah instansi besar lainnya di wilayah kerja Kanreg V BKN. Dalam daftar tersebut, Pontianak berada di atas Provinsi Lampung, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Kapuas Hulu, hingga Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sendiri.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh ASN yang telah beradaptasi dengan sistem penilaian kinerja yang transparan dan akuntabel ini.
“Capaian ini bukan sekadar angka, tapi menunjukkan komitmen ASN kita dalam mendukung reformasi birokrasi. E-Kinerja adalah instrumen strategis untuk memastikan profesionalisme dan produktivitas pegawai terpantau secara objektif,” ujar Edi Kamtono, Jumat (9/1/2026).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pontianak, Titin Subakti, menjelaskan bahwa raihan posisi puncak ini merupakan hasil dari pendampingan dan monitoring yang dilakukan secara konsisten.
Penerapan E-Kinerja di Pontianak kini telah menjadi dasar utama dalam penilaian prestasi kerja, pengembangan karier, hingga pemberian penghargaan (reward) bagi pegawai.
“BKPSDM rutin melakukan sosialisasi agar setiap ASN memahami pentingnya ketepatan waktu dalam penyusunan SKP. Kami berharap capaian 99,36 persen ini menjadi budaya kerja permanen bagi ASN Kota Pontianak ke depan,” jelas Titin.
Dengan integrasi sistem kinerja yang hampir sempurna, Pemerintah Kota Pontianak semakin optimistis bahwa kualitas pelayanan publik akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya standar profesionalisme pegawainya yang kini terekam secara digital dan akurat.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Prokopim

Saat ini belum ada komentar