Rabu, 17 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » Bersinar » Berapa Kerugian Akibat Banjir di Pontianak? Pemkot dan Universitas Waterloo Kanada Hitung Risiko Ekonomi

Berapa Kerugian Akibat Banjir di Pontianak? Pemkot dan Universitas Waterloo Kanada Hitung Risiko Ekonomi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com – Menghadapi ancaman banjir rob yang semakin sering melanda, Pemerintah Kota Pontianak mulai beralih ke strategi mitigasi berbasis data ilmiah. Bekerja sama dengan Universitas Waterloo Kanada dan Universitas Gadjah Mada (UGM), Pemkot resmi meluncurkan kajian aktuaria untuk menghitung kerugian dan kerusakan finansial akibat banjir, Kamis (15/1/2026).

Langkah ini diambil di tengah fenomena pasang air laut yang mencapai rekor tertinggi hingga dua meter pada awal Januari 2026, yang melumpuhkan sebagian aktivitas kota.

Selama ini, kerugian banjir seringkali hanya dilihat dari kerusakan fisik infrastruktur. Namun, melalui kajian aktuaria—ilmu yang biasa digunakan dalam asuransi untuk menghitung risiko—kerugian akan dipetakan secara komprehensif, mencakup dampak sosial, ekonomi, hingga penurunan nilai aset jangka panjang.

“Perubahan iklim dan kenaikan muka air laut tidak bisa lagi ditangani hanya dengan meninggikan jalan. Kita perlu data akurat mengenai besaran kerugian finansial agar kebijakan mitigasi dan pembiayaan iklim ke depan lebih tepat sasaran,” tegas Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

Wali Kota menyebutkan, topografi Pontianak yang datar membuat aliran air sangat bergantung pada pasang surut Sungai Kapuas. Pada Januari ini, air tidak hanya menggenangi jalan tetapi sudah masuk ke ribuan rumah warga.

“Kajian ini akan menjadi dasar rujukan bagi pemerintah kota hingga kementerian untuk perencanaan jangka panjang, termasuk kemungkinan membangun infrastruktur perlindungan banjir berskala besar,” tambahnya.

Perwakilan Universitas Waterloo, Prof. Stefan Steiner, menjelaskan bahwa studi ini didanai oleh program Fincapes. Selama sembilan bulan ke depan, tim akan mengombinasikan survei lapangan, data primer, dan diskusi kelompok terarah (FGD) untuk memahami realitas sosial di Pontianak.

“Tujuan utama kami adalah menjembatani sains dengan kebijakan. Dengan memahami besaran risiko finansial, pemerintah daerah dapat merancang strategi pembiayaan dan perlindungan yang lebih berkelanjutan,” jelas Prof. Steiner.

Ia juga menilai Pontianak merupakan contoh penting bagi kota-kota dataran rendah dunia yang terancam tenggelam akibat perubahan iklim. Hasil kajian ini nantinya diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik risiko serupa.

Selain faktor alam, Edi Kamtono mengingatkan bahwa pembangunan di wilayah sekitar seperti Kubu Raya dan Mempawah, serta kerusakan di hulu sungai, turut memperparah pola banjir di Pontianak. Oleh karena itu, hasil kajian aktuaria ini diharapkan menjadi alat lobi ke pemerintah provinsi dan pusat guna melakukan penanganan banjir yang terintegrasi secara lintas batas wilayah.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Prokopim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prediksi Banjir Rob 2 Meter, Bang Midji: Air Main di Darat Karena Sungai Kapuas Sudah Cetek!

    Prediksi Banjir Rob 2 Meter, Bang Midji: Air Main di Darat Karena Sungai Kapuas Sudah Cetek!

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Potensi banjir rob besar mengancam Kota Pontianak pada Januari 2026 ini. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memperingatkan warga bahwa berdasarkan prakiraan BMKG, ketinggian pasang air laut bisa mencapai dua meter, lebih tinggi dari bulan Desember lalu yang berada di angka 1,8 meter. Fenomena yang rutin menggenangi pemukiman warga ini turut memancing reaksi […]

  • Cegah Pencemaran Air Tanah, Pemkab Landak Wajibkan Dapur MBG di SPPG Miliki IPAL

    Cegah Pencemaran Air Tanah, Pemkab Landak Wajibkan Dapur MBG di SPPG Miliki IPAL

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Hendri M
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Pemerintah Kabupaten Landak mulai memperketat penataan sistem sanitasi di berbagai fasilitas publik. Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dapur di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini menjadi prioritas utama demi menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat luas. Langkah strategis ini diawali dengan digelarnya sosialisasi program di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Ngabang, pada […]

  • 19 Ribu Warga Landak Terdampak Penonaktifan BPJS PBI JK, Bupati Karolin: Itu Penyesuaian Data Nasional

    19 Ribu Warga Landak Terdampak Penonaktifan BPJS PBI JK, Bupati Karolin: Itu Penyesuaian Data Nasional

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, meminta masyarakat tetap tenang menyikapi penonaktifan kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang terjadi secara luas. Ia menegaskan bahwa perubahan status ini merupakan dampak dari penyesuaian data nasional dan bukan keputusan sepihak pemerintah daerah. Berdasarkan data terbaru per Selasa (10/2/2026), dampak penyesuaian ini cukup signifikan […]

  • Jadi Kawah Candradimuka, Karolin Margret Natasa Ajak Kader KBPP Polri Kalbar Kuasai Sektor Strategis

    Jadi Kawah Candradimuka, Karolin Margret Natasa Ajak Kader KBPP Polri Kalbar Kuasai Sektor Strategis

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Ketua KBPP Polri Kalimantan Barat yang juga menjabat sebagai Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menegaskan komitmennya untuk menjadikan organisasi tersebut sebagai kawah candradimuka bagi putra-putri Polri. Hal ini disampaikan Karolin saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) V KBPP Polri Kalimantan Barat yang berlangsung di Aula Polda Kalbar pada Selasa (27/1/2026). Ia menekankan bahwa organisasi […]

  • Komunitas Independent Exotic Pets Edukasi Satwa di Mal Gaia Kubu Raya

    Komunitas Independent Exotic Pets Edukasi Satwa di Mal Gaia Kubu Raya

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kehadiran berbagai jenis satwa eksotik mencuri perhatian pengunjung Mal Gaia Kubu Raya pada Minggu (18/1/2026) sore. Halaman D’Clony Mal Gaia mendadak ramai oleh berbagai koleksi hewan unik mulai dari ular, iguana, sugar glider, hingga burung hantu dalam event Pets Gathering Special Mile5tone. Keseruan berinteraksi dengan satwa ini diungkapkan oleh Saiful, salah seorang pengunjung […]

  • Perbaikan Jalan Bodok-Meliau Dianggarkan Rp16,6 Miliar, Wagub: Utamakan Fungsional Agar Ekonomi Tetap Jalan

    Perbaikan Jalan Bodok-Meliau Dianggarkan Rp16,6 Miliar, Wagub: Utamakan Fungsional Agar Ekonomi Tetap Jalan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melakukan peninjauan langsung terhadap progres peningkatan ruas Jalan Bodok–Meliau di Desa Melobok, Kabupaten Sanggau, pada Sabtu (24/1/2026). Ruas jalan ini menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat karena nilai strategisnya sebagai urat nadi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut. Untuk mendukung kelancaran transportasi di sana, […]

expand_less