Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Dikepung Kemarau Ekstrem, Hutan Produksi Pulau Maya Terbakar di Medan Sulit

Dikepung Kemarau Ekstrem, Hutan Produksi Pulau Maya Terbakar di Medan Sulit

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PontianakMetro.Com — Kawasan Hutan Produksi di Dusun Kamboja Baru, Desa Kamboja, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, kini berada dalam ancaman serius.

Personel gabungan dari Polsek Pulau Maya Karimata, TNI, dan instansi terkait melakukan ground check darurat menyusul temuan titik api yang melahap vegetasi di kawasan tersebut pada Selasa (20/1/2026).

Berdasarkan pantauan udara, kepulan asap tebal masih terdeteksi membubung tinggi. Namun, upaya pemadaman langsung menghadapi jalan buntu akibat akses darat yang mustahil ditembus kendaraan maupun personel secara manual.

Kondisi ini diperparah dengan rilis terbaru BMKG yang menetapkan wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kayong Utara, masuk dalam periode musim kemarau ekstrem selama sepekan ke depan.

“Hambatan utama adalah medan yang tertutup semak belukar tebal dan tidak adanya akses jalan formal menuju titik koordinat api,” ujar laporan resmi Polsek Pulau Maya Karimata.

Tim gabungan yang terdiri dari Polri, Manggala Agni, BPBD, hingga LPHD Desa Kamboja harus menempuh jarak 30 kilometer dari pusat Polsek hanya untuk mendekati titik lokasi. Namun, vegetasi ilalang kering di atas tanah gambut membuat api merambat sangat cepat secara horizontal.

Selaras dengan temuan lapangan, BMKG merilis parameter kerawanan “Zona Merah” untuk periode 20-26 Januari 2026 di Kayong Utara:

• Suhu Udara: Mencapai puncaknya di angka 33°C hingga 35°C.
• Kecepatan Angin: Bertiup kencang 15-30 km/jam, mempercepat penyebaran api.
• Kadar Air Tanah: Menurun drastis, membuat gambut menjadi bahan bakar yang sangat reaktif.

Hingga saat ini, luas lahan yang terbakar masih dalam penghitungan, sementara kepolisian terus menyelidiki siapa pemilik lahan yang terbakar tersebut.

Mengingat sulitnya akses dan terbatasnya sumber air, petugas kini mengandalkan teknologi drone secara intensif untuk memantau arah persebaran asap agar tidak mengganggu pemukiman warga.

Pihak kepolisian menegaskan tidak akan segan menindak tegas pelaku pembakaran lahan. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembersihan lahan dengan api, terutama di lahan gambut yang sangat sulit dipadamkan jika api sudah merasuk ke lapisan dalam tanah.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Singkawang Bertindak! Buntut Tarif Parkir Rp30 Ribu yang Viral di Medsos

    Pemkot Singkawang Bertindak! Buntut Tarif Parkir Rp30 Ribu yang Viral di Medsos

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Citra pariwisata Kota Singkawang terusik oleh gelombang keluhan masyarakat terkait tarif parkir selangit selama libur Natal dan Tahun Baru 2026. Merespons viralnya tarif parkir yang mencapai Rp30.000 di kawasan pantai, Pemerintah Kota Singkawang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan langkah penertiban kilat pada Rabu (7/1/2026). Langkah ini diambil setelah […]

  • Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar di Kawasan Hutan Nasional

    Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar di Kawasan Hutan Nasional

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Pontianak Metro
    • 0Komentar

    PontianakMetro.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam, khususnya yang beroperasi di kawasan hutan nasional. Komitmen itu diwujudkan melalui pencabutan izin terhadap 28 perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan hukum. Keputusan tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, […]

  • Kalbar Pecahkan Rekor MURI Panen Jagung, Siapkan Pakan untuk Investasi Rp1,7 Triliun

    Kalbar Pecahkan Rekor MURI Panen Jagung, Siapkan Pakan untuk Investasi Rp1,7 Triliun

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Provinsi Kalimantan Barat menorehkan prestasi gemilang di awal tahun 2026. Dalam gelaran Panen Raya Jagung Serentak Nasional, Kalbar berhasil memecahkan Rekor MURI untuk kategori pemanenan dan pemipilan jagung serentak dengan jumlah peserta terbanyak yang dipusatkan di Kabupaten Bengkayang, Selasa (6/1/2026). Meskipun pusat massa berada di Bengkayang, Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama Kapolda Kalbar […]

  • Kadinkes Saptiko Pastikan Kota Pontianak Bebas Virus Nipah, Pengawasan Faskes Diperketat

    Kadinkes Saptiko Pastikan Kota Pontianak Bebas Virus Nipah, Pengawasan Faskes Diperketat

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, memastikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus penularan virus Nipah di wilayah Kota Pontianak. Meskipun nihil temuan, pihak Dinas Kesehatan menegaskan tidak akan lengah dan justru memperkuat langkah pengawasan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (faskes). Kesiapsiagaan ini dilakukan sebagai respons terhadap perhatian publik mengenai isu […]

  • Nasib di Ujung Tanduk! Sujiwo Siap Gunakan “Hak Veto” Pecat PPPK Kubu Raya yang Terindikasi Narkoba

    Nasib di Ujung Tanduk! Sujiwo Siap Gunakan “Hak Veto” Pecat PPPK Kubu Raya yang Terindikasi Narkoba

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkotika kembali diuji. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengeluarkan pernyataan keras menyusul kabar adanya dua Aparatur Sipil Negara (ASN) dari jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang terindikasi positif menyalahgunakan narkoba. Tanpa ragu, Sujiwo menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pengguna […]

  • Ketimpangan Tenaga Medis di Kalbar: Kota Pontianak Kelebihan Dokter Spesialis, Kabupaten Sekadau dan Kayong Utara Miris

    Ketimpangan Tenaga Medis di Kalbar: Kota Pontianak Kelebihan Dokter Spesialis, Kabupaten Sekadau dan Kayong Utara Miris

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengungkap fakta mengejutkan mengenai distribusi tenaga medis di wilayahnya. Di tengah perjuangan Kalimantan Barat mengejar kekurangan ribuan dokter, Kota Pontianak justru tercatat mengalami surplus atau kelebihan tenaga dokter spesialis. Hal tersebut dipaparkan Harisson saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Barat masa bakti […]

expand_less